Jum'at, 10 Juli 2022
Pertemuan ke-11
MENGELOLA MAJALAH SEKOLAH
Resume :
11
Narasumber :
Widya Setianingsih, S, Ag.
Moderator : Mutmainah
Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Moderator memperkenalkan
diri dengan nama Mutmainah biasa dipanggil Emut dari Lebak Banten.Alumni peserta
Belajar Menulis PGRI asuhan Om Jay gelombang 24 (Januari-Maret 2022).Mulai belajar
dari NOL BESAR hingga menghasilkan buku solo ( hasil 30 kali pertemuan dengan
Narasumber keren ). Malam ini pertama kali saya menjadi moderator. Rasanya dag
dig dug enggak karuan. Karena melakukan sesuatu yang belum pernah saya lakukan
sebelumnya, namun Allahumma paksakeun bismillah InsyaAllah bisa.🥰🥰
There's always a first time for everything
Selalu ada pengalaman pertama untuk segala sesuatu, dan untuk kesalahan dalam pengalaman pertama segala kesalahan termaafkan🤭 sedangkan keberhasilan adalah luar biasa.
I will never know until I try
Kalau saya tidak mencoba maka saya tidak akan tahu apakah saya melakukan kesalahan atau kegagalan atau menjadi sukses.
Bagaimana pun jadinya nanti saya tetap mendapatkan hal yang sangat berharga sebuah pelajaran dari pengalaman yang saya alami.
Di malam
putaran ke 11 saya akan menemani sahabat nusantara di kelas Menulis tanpa sekat
dan batas. Semoga semangat kita tetap menyala untuk terus berkarya💪🏻
Semoga niat tetap terjaga untuk menambah ilmu dari narasumber yamg luar biasa.
Kuliah malam
ini seperti biasa dibagi menjadi 4 sesi
1. Pembukaan
2. Penjabaran
Materi
3. Sesi Tanya
Jawab
4. Penutup
Bagi yang ingin
bertanya silakan japri ke 085216628447
Kita baca dulu
yuk CV narasumber lewat link berikut:
https://widyabisma.blogspot.com/2022/01/my-wonderfull-live.html
Widya
Setianingsih seorang guru di MI Khadijah Malang alumni BM 21 yang kariernya
melesat bak pesawat jet dari peserta menjadi
moderator sekaligus narasumber, kurator, dan sekarang merangkap menjadi editor,
penulis buku puisi "Laras laras makna dalam kata"
Sekaligus pimpinan redaksi majalah sekolah yang bertajuk KHARISMA DI MI Khadijah kota Malang.
Sahabat literasi nusantara, saya hanyalah pecinta literasi biasa dan berawal dari zero. Sungguh bergabung di komunitas penulis seperti ini mampu melejitkan potensi kita untuk menjadi penulis yang produktif. Kuncinya adalah MAU
Bagaimanapun
juga satu ons tindakan lebih berarti dari pada satu ton pemikiran.
Segera bersiap
keluar dari zona nyaman untuk menyambut kesuksesan.
Saatnya telah tiba. Hari ini adalah hari kesuksesan Anda sekalian. Masuk di kelas BM bertemu dengan mahaguru literasi bukanlah suatu kebetulan. Ada misi yang telah Allah gariskan.
Banyak hal yang
saya dapatkan dari pelatihan menulis ini.
Tak hanya ilmu dan pengalaman berharga yang saya dapatkan, tapi juga cinta dan indahnya persahabatan saya temui hanya di sini. Di BM PGRI. Saya pun mendapat saudara-saudara baru nusantara yang luar biasa. Bisa dibayangkan tak pernah jumpa, tapi rasa cinta bisa tumbuh di hati.
Jadi bagi sobat yang telah ditakdirkan masuk dan menjadi bagian dari keluarga besar BM 25 dan 26 jangan sia-siakan kesempatan ini.
SELUK BELUK MAJALAH
Menurut KBBI Majalah
adalah :
Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.
Menurut Waktunya
Berdasarkan Waktu penerbitannya, majalah
dibedakan atas:
✅
majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan, dan sebagainya’.
Menurut Isinya dibedakan
Menurut pengkhususan isinya dibedakan atas majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya;Ini adalah tampilan dari majalah sekolah kami, kebanggaan kami.Karena di kota Malang jarang sekali setingkat SD yang memiliki majalah sekolah. Rata2 jenjang SMP yang sudah memilikinya. Bisa saya pastikan sekolah kami satu2nya sekolah swasta di Malang yang memiliki majalah sekolah.
Sejarah singkat Kharisma
Sahabat
nusantara, usia majalah sekolah kami kurang lebih 13 tahunan. Majalah Kharisma
lahir sejak tahun 2007. Pada tahun 2008 sempat vakum selama dua tahun. Kemudian
pada tahun 2010 terbit lagi dengan title Kharisma reborn.
Mengapa reborn?
Karena Kharisma terbit dengan penampilan yang baru. Saat pertama kali terbittentu tampilan
dan isinya tidak seperti saat ini. Tampilan Kharisma sangat sederhana sekali.
Hanya berukuran 21 cm x 16 cm (separuh folio). Itupun tidak dicetak. Hanya di
fotokopi hitam putih.
Artikelnya pun belum beragam dan sederhana sekali. Kemudian lahir kembali dengan tampilan lebih menarik, keren, dicetak, berwarna, hard cover dan isinya lebih beragam. Walaupun halamannya waktu itu hanya ada 20 an halaman (sekarang 40 halaman).
Crewnya pun terbatas. Saat itu hanya ada pimred merangkap layout, dan saya sebagai reporter merangkap editor. Kemudian tahun 2010 saya diangkat menjadi pimred, barulah pembaharuan total dilakukan.
LANGKAH LANGKAH MENERBITKAN MAJALAH SEKOLAH
1. Menyatukan ide
dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi.
Membentuk susunan redaksi majalah
2. Mengajukan
Proposal.
Membuat proposal meliputi latar belakang,
tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya.
3. Membuat
rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll.
4. Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll
Susunan Redaksi Majalah Sekolah
1. Penasehat :
Dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah
Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan
terhadap segenap crew tentang majalah sekolah
2. Penanggung Jawab : Yaitu Kepala Sekolah
Tugasnya : Bertanggung jawab atas
keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam maupun ke luar. Ia dapat
melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi sepanjang menyangkut
isi penerbitan (redaksional)
3. Pimpinan redaksi : Dari Guru yang ditunjuk.
Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan
aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik
media massa yang dipimpinnya.
4. Editor
Tugasnya: Bertanggung jawab swa sunting tulisan, proofreading dan
mengedit semua tulisan
5. Reporter :
Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat
atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.
6. Fotografer Tugasnya mengambil gambar peristiwa atau
objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat
wartawan tulis.
7. Layout
Tugasnya mendesain majalah, dan tata
letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan
8. Bendahara :
Tugasnya: Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah
Lantas mengapa kita membuat majalah
sekolah?
Apa sih fungsi dan manfaatnya.
Apa Manfaat Majalah Sekolah?
1. Sebagai sarana
komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa
2.Media
komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan
dan hiburan.
3. Wadah
kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar dll)
4. Sarana
publikasi sekolah di masyarakat
5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah.
1. Membuat nama majalah. Buatlah nama yang unik,
menarik dan mudah diingat.
Bisa juga membuat nama majalah berupa
singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang
menginspirasi.
Contoh
: SMART, MUTUALISTA, KONTAK, CAHAYA.
KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My
Inspiration.
Menentukan
artikel yang akan ditampilkan. Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah
masing-masing
dituliskan di hal 2.
2. Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada
pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi
teraktual saat itu.
3. Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah,
misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.
4. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai
dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik.
5. Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa
paling berpretasi.
6. Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa,
puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll.
7. Kegiatan Siswa: Kegiatan outingclass, ataupun
inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll.
8. Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang
kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.
9. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi
terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.
10. Info dan
pengumuman: Info ujian, libur dsbnya
Alamat, Visi dan misi sekolah dicantumkan di halaman 2. Jika menginginkan memasang foto crew majalah bisa juga di letakkan di halaman 2.
Mengajukan
ISSBN. Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah
penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.
Menentukan
Bahasa yang dipakai dalam majalah. Sebelum menentukan bahasa yang akan kita
pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan
walimurid.
Saran :
✍️Gunakan
bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.
✍️Tidak
menggunakan bahasa terlalu formal/kaku.
✍️Gunakan
bahasa keseharian dan pergaulan.
Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi
ngetrend (asalkan harus sopan)
Misalnya hay gaess, hai sobat (sapaan untuk para
pembaca)
👉Gunakan
bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.
Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Isue-isue
keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita
gunakan sebagai tema. Misalnya :
👉🏻
Tetap Berprestasi di Masa Pandemi.
👉
Semakin Berilmu Semakin Berakhlak
👉 Lets go green
👉
Raih Mimpi Setinggi Bintang
👉🏻 Hold Your Star
Cover dan
Layout Menarik.
✍️Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah. ✍️Mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.
Hal yang perlu
diperhatikan dalam Layout dan tata letak majalah.
✍️Dibuat
sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD,
SMP, SMA).
✍️Praktis,
simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.
✍️Carilah guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan menggunakan aplikasi Corel.
Untuk cetak majalah tidak semuanya kita cetak warna, hal ini untuk menekan budget agat tidak terlalu tinggi. Bisa 8 halaman saja yang di cetak warna, yang lainnya cukup hitam putih saja.
7. Pembiayaan.
Pembiayaan digunakan untuk:
1. Biaya cetak
majalah
2. Membayar HR
crew
3. Pembelian hadiah kuiz dll
Pembiayaan cetak majalah bisa di bagi menjadi 3.
1. Murni dari
siswa: Siswa membeli majalah (dimasukkan di daftar ulang atau SPP)
2. BOSDA
Pembiayaan majalah bisa diambilkan dari
dana BOSDA dengan kode rekening biaya cetak/penggandaan dan membayar
honorarium.
3. Sponsor.
Bisa dengan menggandeng walimurid yang ingin beriklan tentang usahanya dengan memasang iklan tersebut di majalah.Jadi semakin kita pandai mencari sponsor maka akan semakin menekan budget untuk pembiayaan majalah kita.
Hal lain yang
menjadi ending dari majalah adalah percetakan.
Langgeng
tidaknya suatu majalah tergantung crew yang ada di dalamnya. Karena itu seleksi
awal sebelum memilih crew syarat utama : Carilah orang2 pencinta literasi yang ikhlas bekerja tanpa mengharapkan
imbalan
8. Percetakan. Tidak
bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara
fisik.
Akan tetapi bila tidak memungkinkan
majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa
tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk
online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG,
Facebook dll.
Bisa juga melalui aplikasi flipbook atau
photoshop.
9. Pupuk Kekompakan
Team. Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas
SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan
team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci
langgengnya sebuah team.
8. Upgrade Ilmu
Secara Kontinue. Agar majalah selalu Uptodate maka harus ada jadwal untuk
mengupgrade ilmu bagi para crew.
Misalnya pelatihan menulis, pelatihan
aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat
atau mendatangkan narasumber ahli.
Saat ini majalah kami sedang siap naek
cetak untuk edisi ke 22.
Akan ada hadiah berupa majalah Kharisma bagi 2 orang dari masing-masing grup.
Demikianlah
materi dari narasumber kita malam ini.
Sangat bermanfaat dan benar-benar menginspirasi kita.
Terima kasih🙏

Tidak ada komentar:
Posting Komentar